• Light/Darkz
  • Search in progress . . .
  • Light/Dark
  • Dungeon ni Deai wo Motomeru no wa Machigatteiru Darou ka II

    ダンジョンに出会いを求めるのは間違っているだろうかII
    7.27 / 195770
    English : Is It Wrong to Try to Pick Up Girls in a Dungeon? II Type : Episodes : 12 Status : Aired : Jul 13, 2019 to Sep 28, 2019 Premiered : Producers : , , , , , , , , Licensors : Studios : Source : Light novel Genres : , , , , Duration : 24 min per ep Rating : PG-13 - Teens 13 or older Posted by : Bang Jago

    Synopsis

    Anime ini mengisahkan Bell Cranel (disuarakan oleh Yoshitsugu Matsuoka), seorang petualang berlevel rendah yang hobi mendatangi sebuah Dungeon. Suatu hari, ia bertemu dengan Boss Monster dan terjebak dalam kondisi terdesak. Dalam kondisi tersebut, seorang petualang cantik berambut pirang, Aiz Wallenstein (Saori Ōnishi) datang dan menyelamatkan Bell. Akibat kejadian itu, Bell bersama sang dewi yang selalu menemaninya, Hestia (Inori Minase) berjuang untuk menjadi familia petualang yang kuat dalam dunia tersebut.

    Anime ini memiliki setting di kota Orario di mana ia merupakan satu-satunya kota yang memiliki Dungeon di dalamnya. Para petualang bebas untuk memasuki Dungeon di dalam kota ini, yang berbentuk sebuah Tower / Menara yang menjulang tinggi. Nah, yang membuat kota Orario ini unik adalah ini merupakan satu-satunya kota di mana para Dewa tinggal bersama dengan manusia dan membentuk klan mereka (disebut Familia). Para Dewa (kebanyakan dari Yunani) memiliki banyak petualang yang turut bersama mereka. Ada Loki Familia, Apollo Familia, Ares Familia, Hermes Familia, dan banyak lagi – bagi kalian yang pernah membaca Percy Jackson… ini hampir sama. Karakter utama dalam anime ini adalah Bell Cranel, satu-satunya anggota dalam Hestia Familia. Seiring dengan perjalanannya di season pertama, Bell dan Hestia yang merupakan underdog mulai mendapatkan hormat dari anggota-anggota Familia lain, dikarenakan keteguhan dan semangat Bell mendaki dungeon Menara Babel.

    Di season kedua ini fokus cerita berubah dari penjelajahan Dungeon menjadi politik antar para Familia di Orario. Seperti yang bisa ditebak setiap Dewa-Dewi di kota Orario ini memiliki sifat nyentrik mereka sendiri-sendiri. Itu membuat keluarga-keluarga tertentu terkadang bertikai. Dalam season ini keluarga Hestia terlibat pertikaian dengan dua keluarga Dewa-Dewi besar di Orario: Apollo dan Ishtar. Setelah dua story arc ini (masing-masing terdiri dari empat sampai lima episode), jalan cerita dari DanMachi season 2 kemudian berfokus pada hubungan antara Hestia dan Bell.

    Bagi saya season kedua dari DanMachi adalah penurunan dari season pertamanya. Sebenarnya saya tidak masalah dengan anime yang berusaha membedakan season pertama dan kedua, toh kalau jalan ceritanya sama terus pasti penonton juga jenuh dan bosan. Masalahnya season kedua dan season pertama ini memiliki jalan cerita yang benar-benar berbeda – dan kehilangan spirit DanMachi. Praktis Bell tidak menjelajahi Dungeon sama sekali di season ini dan malah terlibat konflik yang, bagi saya, tidak penting dengan keluarga-keluarga Dewa lainnya. Satu hal yang lebih menjengkelkan adalah pertikaian dengan keluarga Ishtar yang memiliki tujuan menyelamatkan karakter dari keluarga tersebut. Ini mengingatkan saya dengan jalan cerita di season pertama yang diulang kembali oleh DanMachi.

    Di akhir season pertama sebenarnya sudah ada hint-hint yang menunjukkan sosok Bell bukan sekedar seorang Adventurer biasa. Akan tetapi lagi-lagi saya harus gigit jari melihat ide tersebut tidak dieksplorasi lebih lanjut di sini. Malahan, seakan mengejek kita, season 2 kembali menyebar sedikit hint-hint lagi mengenai dunia Orario yang jauh lebih menarik ketimbang jalan cerita utamanya (rivalisme keluarga Hestia versus Apollo dan Ishtar).

    Tak hanya kualitas cerita saja yang menurun di season ini tetapi juga kualitas animasinya. Studio J.C. Staff yang bertanggung jawab untuk season pertama anime ini kembali lagi di sini tetapi secara keseluruhan detail dan gerakan animasi di season ini masih di bawah dari season pertamanya – kendati sudah ada jeda empat tahun antaranya. Untung saja paling tidak lagu opening dan ending season ini: Hello to Dream dan Sasayaka na Shukusai masih enak didengar.

    To be honest, saya harus mengaku kalau DanMachi Season 2 adalah sekuel yang mengecewakan dari anime yang sudah saya harap-harapkan selama empat tahun. Saya masih akan mengikuti season ketiganya (akan dirilis Summer 2020 nanti) karena sudah kepalang tanggung menonton serial ini dan saya masih berharap mereka akan membuka lebih banyak tabir misteri dunia Orario di season ketiga, tetapi saya tak berharap banyak darinya lagi.

    Trailer

    Daftar Batch from Anime Dungeon ni Deai wo Motomeru no wa Machigatteiru Darou ka II

    Batch Complete
    360p | gd | u4d | rc | hx |
    480p | gd | u4d | rc | hx |
    720p | gd | u4d | rc | hx |
    1080p | gd | u4d | rc | hx |